Powered By Blogger

Kamis, 07 Oktober 2010

Day#8 .:Pengemis, profesi ataukah tuntutan hidup..?

Minggu malam, gemericik suara tetes hujan membelah kesunyian malam. Tetes demi tetes akhirnya membuahkan ribuan tetes yang memberi sedikit nuansa dingin di kota yang memiliki 9 matahari ini.

Bersenda gurau dalam kehangatan selagi menunggu pesanan kami diantar di atas meja, seorang nenek renta datang menghampiri dengan telapak tangan mengangah ke atas. Oke, temanku memberi beberapa keping. Nenek itu pun pergi. Selang berapa menit kemudian datanglah seorang ibu bersama anak bayi yang digendongnya. Giliran saya yang memberi sekeping uang logam. Dan pergi lah ibu bersama balita tersebut.

Makanan kami pun akhirnya datang. Ya wajar, karena telah menunggu lama, lapar...
Selang berapa lama saya makan, ada 2 anak kecil menghampiri dengan gelagat yang sama. Saat inilah kami berdua bingung. Serba salah ingin memberi atau tidak. Terkadang, kita merasa kasihan terhadap anak tersebut, tapi di sisi lain, bila kita memberi pada anak kecil ini, justru inilah yang akan membuatnya semakin senang meminta-minta. Serba salah kan..??
Telah diputuskan, kita tidak memberi.

Hingga selesai kita makan, kita langsung pergi dari tempat itu. Sampai di lampu merah banyak anak kecil yang mengadahkan tangannya dari mobil ke mobil guna mendapat sekeping uang logam. Dari sisi yang lebih dalam lagi, terlihatlah seorang anak kecil yang memberikan uang hasil meminta-mintanya kepada ibu-ibu yang sedang asik duduk di bawah pohon rindang. WTF..??!
Dan itu adalah ibu-ibu yang menggendong seorang balita yang tadi menghampiri kita berdua selagi makan.

Pengemis, sebuah profesi baru ataukah hanya tuntutan hidup..??

Rabu, 06 Oktober 2010

Day#7 .:Filosofi dodol

Alkisah di Negeri Tungku nan jauh di sana, terdapat sekelompok masyarakat yang membuat kelompok masing-masing berdasarkan klan mereka. Unsur SARA sangat kental sekali saat itu.
4 kelompok besar saat itu ada adalah Klan Beras Ketan yang merasa dirinya memiliki hubungan kekerabatan yang teramat baik satu dengan yang lainnya, Klan Beras Putih yang merasa paling kaya akan sumber daya klannya tsb, Klan Gula Pasir yang meiliki badan tegap, sedikit blonde, tampan nan rupawan, dan juga cantik jelita, dan Klan yang terakhir, Klan Gula Jawa yang memiliki badan bulat kulit sawo matang yang tampak gahar diantara klan-klan lainnya...

Sebenarnya mereka semua itu adalah pendatang di Negeri Tungku. Karena Negeri Tungku ini awalnya negeri yang kosong belaka tidak berpenghuni. Namun karena di negeri mereka masing-masing sudah over capacity, jadi mereka di anjurkan untuk pindah ke negeri ini.

Sampai suatu saat mereka dipertemukan oleh takdir di negeri entah berantah ini. Walaupun mereka berada di negeri yang sama, selama ini mereka tidak pernah bertegur sapa antar klan. Mereka hanya berkumpul pada masing-masing klannya. Oh, alangkah besarnya ego mereka masing-masing. Karena mereka merasa paling sempurna.

Negeri mereka awalnya memiliki musim yang indah, hingga suatu saat terjadi kekeringan saat panas terjadi sepanjang tahun, bahkan air yang ada pun langsung mereka rebut, habislah persediaan air di negeri itu.

Panas yang lama kelamaan menjadi sangat panas, dan juga tiba-tiba negeri mereka yang tentram aman serta nyam diguncang gempa secara terus menerus konstan. Mereka merasa pusing karena gempa yang lama kelamaan menjadi semakin besar. Entah mengapa hal ini terjadi terhadap mereka.

Mereka semua keluar dari rumah mereka masing-masing dengan kepanikan yang teramat panik. Di suasana panik seperti ini, para pemimpin dari masing-masing klan menganjurkan kepada para anggota kelompoknya untuk saling berpegangan tangan. Tanpa disadari mereka saling berpegangan tidak hanya pada klannya masing-masing. Gula Pasir yang awalnya memandang rendah Gula Jawa, akhirnya saling berpegangan erat. Begitu pula semuanya. Ntah apa yang ada dipikiran mereka disaat mereka panik akan gempa yang terasa memusingkan dan juga panas yang teramat panas di Negeri Tungku.

Karena panas yang teramat panas, mereka semua akhirnya meleleh, Dan akibat guncangan gempa besar akhirnya memecah Negeri Tungku yang akhirnya membuat para klan tersebut jatuh ke dalam jurang dalam keadaan meleleh. Naas nasib mereka, mungkin inilah kiamat bagi mereka.

2000 tahun kemudian,
Datanglah mereka para arkeolog dari Negeri Garut sana yang datang untuk meneliti tentang Negeri Tungku pada masa lalu.
Mereka menggali untuk mengetahui sejarah masa lalu, Hingga mereka menemukan jasad mereka yang terkubur dalam keadaan meleleh yang tetap saling berpegangan yang sangat sulit untuk dipisahkan satu dengan yang lainnya.
Kejadian 2000 tahun silam membuat mereka saling berpegangan tanpa melihat klan, suku, agama, dan ras hingga mereka terkadang lengket susah untuk dipisahkan.

Selasa, 05 Oktober 2010

Day#6 .:My playground

Inilah awal mula kisah hidup saya.
Umur 3-5 tahun adalah saat-saat paling santai, indah, dan membahagiakan. Belum ada beban yang harus kita jalani, dan juga di umur-umur ini biasanya adalah masa saat lucu-lucunya..hahaha

Tidak banyak kenangan yang saya ingat pada masa-masa ini. Mungkin hanya sebagian kecil saja yang masih saya ingat. Dan itu semua rata-rata adalah kenangan saat meiliki mainan baru atau kenangan awal masuk ke TK.
sewaktu saya perpisahan TK bersama kawan saya dzaki (kiri)
entah tahun berapa..hahaha
Bisa dibilang, masa-masa paling bahagia saya adalah saat TK dulu. Berangkat menuju tempat yang saya bilang itu adalah tempat bermain diantar oleh sepupu saya menggunakan sepeda saat itu. Bisa dibilang juga, saat TK ini saya masih merasa lebih pintar dan pandai dibandingkan teman-teman saya dulu. Umur 5 tahun saya sudah bisa berpidato tanpa teks di depan guru-guru, dan juga orang tua, meski sampai sekarang saya tidak tahu apa yang dulu saya omongi..hahahaha

Berangkat masuk TK membawa bekal makanan, dan saling berbagi atau lebih tepatnya saling minta bekal sana sini. Saya masih ingat bekal favorit saya dulu, "KUE SUS" kue yang dalemnya ada isi fla nya gt. Bermain di arena yang saya sebut sebagai playground, ada ayunan yang asik banget kalo di naikin sambil nglamun..hahaha
Kalo pulang dari TK, saya selalu ingin membeli mainan baru di pasar dekat TK saya, dan mainan yang sampai sekarang ingin saya miliki, namun belum pernah terbeli adalah "SAINT SAIYA" kartun andalan saat jam 3 sore d RCTI dulu.

Karena sewaktu TK, saya masuk ke TK Islam, maka banyak pelajaran tentang basic Islam. Belajar membaca, mewarnai, dan mungkin sedikit tentang perhitungan. Ah, yang saya ingat waktu TK dulu cuma mainan di playground doang, yang lainnya lupa..hahaha

Oia, dulu, saya masih ingat alasan saya masuk TK, "ingin jadi polisi" hahaha..karena dulu ada hari di mana kita diwajibkan menggunakan pakaian polisi, bahkan manasik haji pun ada.

saya sangat merindukan masa-masa bahagia paling menyenanangkan seperti itu. tanpa beban, dan hidup menjadi teratur.

Senin, 04 Oktober 2010

Day#5 .:Ikhlas

Ikhlas..??
Sebuah konotasi simple yang tidak ada makna bakunya..
Pasti setiap orang pernah bersikap seperti ini, walaupun jika ditanyakan apa artinya ikhlas, pasti orang tersebut hanya bilang "YA, ikhlas aja gt"

Klo kata saya, Ikhlas sebenarnya tu menyadari bahwa suatu hal itu bukan milik kita, hal ini biasanya saat kita kehilangan.

Tau kan film "Kiamat Sudah Dekat"..??
Ya, di scene terakhir sang aktor utama akhirnya mengikhlaskan wanita yg diinginkannya untuk dilamar orang lain.
Tapi endingnya..??

yup, it just a movie...
Sebuah film memang menarik untuk disimak hingga akhir episode.
A good script writer makes it good.
How about life..Don't worry, GOD is the best director. So, it'll be the best movie that you've never seen.

Minggu, 03 Oktober 2010

Day#4 .:A Love poem

Tanganmu sudah tak selembut dulu
Lekuk tubuhmu yang indah sudah memudar tak lagi tampak

Sudah hampir 4 tahun berlalu
Tak tampak paras cantikmu hadir di tiap hari-hari ku
Aku hanya bisa terdiam membayangkan wajahmu
Terkadang aku merindukan ucapan-ucapan khas di pagi hari
Aku merindukan ucapan-ucapan khas saat larut malam

Maafkan aku yang lebih banyak menghabiskan waktuku bersama teman-temanku
Maafkan aku yang tidak peka saat kau merindukanku
Maafkan aku yg belum bisa memberikan yang terbaik bagimu

Aku sadari kau sedang berdoa di sana untuk aku di sini
Aku merindukan perjalanan 17 tahun kemarin

Kau yang selalu ada di dalam doa-doa ku
Ya ALLAH, lindungilah dan sayangi dia
Mamah, Ibu, Emak, Bunda menjadi sebuah panggilan sakral melebihi kata "RAJA"

Aku yang selalu mengharap ridho dari mu, MAMAH..!!
your beloved son,
"tangan halus dan suci

tlah mengangkat diri ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan
oh, bunda
ada dan tiada
dirimu kan selalu
ada di dalam hatiku"






Sabtu, 02 Oktober 2010

Day#3 .:Saturday afternoon

"Senja, jatuhnya cahaya matahari menuju atap-atap rumah. Sang warna pun berubah dari kuning menuju oranye, hingga akhirnya memerah padam dan hilang."

 Rasa senang karena hari ini saatnya merebahkan badan karena esok adalah hari libur, hari tanpa beban tanggungan.

Entah kenapa saya selalu suka hari Sabtu, terutama saat sore hari. Jam 3-5.30 sore adalah waktu yang paling saya nikmati. Tidak ada alasan khusus kenapa saya menyukai saat seperti ini.
Serasa otak pikiran saya direfresh dengan sendirinya. Saatnya memainkan playlist di iTunes dengan volume lantang, duduk di balkon sambil mengeluarkan asap pembakaran nikotin, tampak saya melihat ke arah sekitar, hati saya terasa nyaman. Hingar bingar kota tampak lbh sibuk, karena ini hari sabtu, setiap orang ingin menikmati indahnya hari sabtu. Perhatikan matahari yang berusaha ingin cepat menghilang, mungkin dia pun lelah dan ingin cepat-cepat beristirahat.

Mungkin inilah yang saya sebut sebagai ketenangan, cerita indah selalu berawal dari sabtu sore yang menenangkan.

cepatlah kalian rasakan indah dan tentramnya sabtu sore, karena saya sudah merasakannya..!!

Jumat, 01 Oktober 2010

Day#2 .:Weekend

satu terakhir dari tujuh
saatnya tanggalkan baju perangku
sandarkan tubuh lelah lemah lelah sandarkan dulu
(jenny - menangisi akhir pekan)

Penggalan lirik dari salah satu band asal Jogjakarta tersebut menandai berakhirnya masa-masa aktif dalam satu minggu.
Saat kita berhasil menyelesaikan semua pekerjaan, saatnya meregangkan otot-otot dan otak dari semua kejenuhan hingar bingar kesibukan.


Akhir pekan adalah saat kita meluangkan waktu untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat, baik itu keluarga, teman, sahabat, atau biasanya bersama sang pacar.

Tapi di saat kalian sedang jauh dari keluarga, teman sahabat dekat pun jauh, pacarpun belum ada (bukan curhat loh..hahaha) terkadang kita hanya duduk terpaku sendirian tanpa ada kegiatan and we do nothing, kita bisa memikirkan merenungi apa saja yang sudah kita lakukan di minggu ini, dan apa yang belum tercapai minggu ini. Terkadang juga ide-ide liar seorang konseptor yahud bisa muncul karena kegiatan ini. Ada pun mereka yang hanya berdiam diri seperti ini bukan berati tidak memiliki kawan atau pun memang tidak ada kegiatan. Kegiatan memang tak ada, tapi pikiran mereka selalu lbh aktif daripada mereka yang hanya keluyuran tanpa ada tujuan.hahahaha

Tetapi memang akhir pekan jauh lebih mantap klo dihabiskan bersama para sahabat, keluarga, apalagi pacar..hahaha
Walaupun kalian bersama sahabat, itu jauh lebih mengasikan, brainstorming..!! bertukar ide pikiran, sangat jauh lbh menyenangkan. Jika bersama keluarga, itu jauh lebih mengasikan lagi, namun obrolan yang terjalin pasti lbh serius. Dan biasanya orang tua kita terkadang memberi petuah-petuah bagi anaknya guna kemajuan mereka pula. Beruntunglah kalian yg memiliki orang tua seperti orang tua saya, yang selalu memberi masukan positif.


Situasi seperti ini akan tampak berbeda bila kita nanti sudah berkeluarga, mungkin kita harus membawa anak-anak kita bertamasya ataupun memikirkan alasan untuk tidak mengajak anak-anak kita bepergian karena aktifitas di awal minggu yang melelahkan.


Secara minimalitas, kita tidak membuang waktu di akhrir pekan dengan kegiatan yang negatif.
"A man who dares to waste one hour of time has not discovered the value of life." (Charles Darwin)