Powered By Blogger

Sabtu, 25 Juni 2011

Sepeda

Bicycle bicycle bicycle 
I want to ride my bicycle bicycle bicycle 
I want to ride my bicycle 
I want to ride my bike 
I want to ride my bicycle 
I want to ride it where I like

teman jalan-jalan berkeringat

Kamis, 24 Februari 2011

Short Story of Kebon Gulo

35 hari yang awalnya hanya sebuah ulat menjijikan yang sangat tak berarti hingga bermetamorfosis menjadi kupu-kupu yang indah yang akhirnya terbang tinggi meninggalkan kepompong.

Waktu yang terasa sangat singkat hingga akhirnya bertemu pada fase "sampai jumpa". Banyak cerita yang mungkin "simple but meaning". Mulai dari perbedaan para individu yang satu dengan yang lainnya yang berimbas pada perbedaan sudut pandang.

Tawa bahagia penuh keceriaan, marah amarah saat memerah, cercaan memaki tanpa emosi, hingga haru biru saat hari terakhir.

Memang pada awalnya saya sama sekali tidak merasakan minat untuk program yang biasa disebut KKN. Apalagi harus serumah dengan mereka yang awalnya saya tidak sama sekali mengenal mereka, dan juga bayangan akan sebuah desa yang jauh dari peradaban yang pastinya akan membosankan. Namun, itulah kewajiban yang harus kami jalankan selaku mahasiswa universitas negeri.

Hari-hari di minggu awal memang berjalan lambat seolah ada konspirasi besar antara detak waktu dengan setiap kebosanan. Minggu awal memang hanya sebuah adaptasi besar, antara hingar bingar lampu kehidupan kota dengan sunyi senyap gelap kesederhanaan pedesaan.

Mulai minggu-minggu berikutnya berjalanlah kami bersama dengan penuh keceriaan dengan memulai obrolan ringan mulai dari curhatan mereka tentang lawan jenis, kangen rumah, bahkan hingga obrolan yang menurut saya sangat berat dari sang pendakwah seorang akhwat. Warna warni memang, mulai dari yang kotor hitam busuk hingga putih bersih suci ada saat itu.

Saya akan merindukan saat bangun pagi narik selimut, susu murni panas, makan di meja makan bersama, obrolan malam yang sering kotor kadang bersih (hahahahaha), liga UNO yang berniai harga diri, mandi di pagi dan malam hari yang sama-sama dingin, nyuci piring di dapur, bersama-sama mendengkur saat tidur, nimba air jikalau air habis, menggoda seorang akhwat ahli surga yang tidak mau disentuh yang bukan mukhrim (hahahahaha), jalan bersama dengan bantuan senter pada malam hari, jogging yang tidak kesampean (ahahaha), bersama-sama kehujanan di atas mobil pick up dari cangkringan, keramahan dan keserhanaan masyarakat desa, sapaan dan teguran khas, masuk ke TK yang penuh keceriaan, ngajar di SD sesuai mood, banyaknya pengajian sana sini (jarang ikut..haha), mungkin para cwe dengan tepuk PKK nya (hahahhaa), dan salah seorang wanita tua yang menjadi ikon desa ini.

Sungguh saya akan merindukan banyak hal, terutama keceriaan penuh canda tawa dan kehidupan yang sederhana di sana. Inilah yang akan selalu saya ingat dari KKN ini. Masa-masa ingin kembali pada 35 hari ke belakang bersama keluarga baru dengan suasana baru. Kelurga baru dengan tawa canda ceria serta kebersamaan dan kesederhanaan.
Don’t cry because it’s over. Smile because it happened. Cheer Up :D


Namun memang jalan di depan masih terhampar luas dan panjang bercabang. Hingga akhirnya sang ulat buruk rupa bermetamorfosis menjadi kupu-kupu dan akhirnya terbang tinggi tak tertangkap lagi.
‎"Some people come into our lives and quickly go. Some stay for a while, leave footprints on our hearts, and we are never, ever the same" (Flavia Weedn)


"I wanted a perfect ending.  Now I've learned, the hard way, that some poems don't rhyme, and some stories don't have a clear beginning, middle, and end.  Life is about not knowing, having to change, taking the moment and making the best of it, without knowing what's going to happen next."
"How lucky I am to have known someone who was so hard to say goodbye to."
See you GUYS..grab your future and go..
my best regards,
Dicky Maulana

Jumat, 31 Desember 2010

the end of 2010

Detik-detik menuju pergantian tahun masehi terasa berdetak semakin melambat. Ada sebuah konspirasi jahat antara jarum panjang dan sahabat terbaiknya yaitu jarum pendek. Detakannya semakin terdengar begitu jelas bahkan mengalahkan hingar bingar keramaian jalanan dan petasan yang dari tadi telah bersuara padahal belum saatnya.


Pergantian tahun yang selalu identik dengan keramaian hingar bingar hingga ketidaksadaran selalu menjadi anti klimaks dari penutup bukuan untuk memulai lembaran baru. Bukannya saya tidak mau mengikuti keramaian di jalanan, tapi sejujurnya dari tadi saya mencari sebuah cafe yang memang tidak terlalu ramai. Akhirnya saya pun menemukan sebuah coffee shop dekat rumah sakit yang beruntung tidak terlalu ramai, sehingga akhirnya ide menulis ini pun hadir.

Tahun 2010 ini saya identik dengan suasana pantai, ya mungkin karena sebagian besar liburan saya di tahun ini saya habiskan di pantai, saya masih ingat dengan jelas suasana pantai di Bali yang penuh kelembutan keramah tamahannya namun tertutup oleh keliberalisasiannya yang ortodok kebarat baratan, kemudian Karimun Jawa yang menunjukan kesederhanaannya yang sangat low profile. Pantai diibaratkan sebagai daerah panas, penuh emosi, merah membara, romatis, yang anginnya menerbangkan namun ombaknya menghanyutkan. Ya, kiranya inilah inti dari liburan sekaligus kehidupan di 2010 yang saya alami, berupa angin yang terkadang menerbangkan hingga ombak yang terasa nikmat namun menghanyutkan.

Hingga tahun 2011 nanti akan saya galakan untuk menuju sebuah pegunungan, dimulai dari KKN saya nanti yang akan dilakukan di daerah Boyolali yang merupakan kaki dari Gn. Merapi. Daerah pegunungan yang saya ibaratkan akan dingin yang akan memaksa saya untuk mencari kehangatan, tanpa angin yang menerbangkan, tanpa ombak yang menghanyutkan, hanya akan terjadi erupsi yang terjadi tiba-tiba tanpa disadari sebelumnya yang bahkan sesekali akan membuat yang lain terpana..hahahahaha

Yesss, mungkin 2011 nanti saya akan berubah menjadi dataran tinggi sebuah pegunungan yang terlihat paling menonjol yang low profile yang sesekali bererupsi akan kemegahannya membuat yg lain terpana tanpa terduga sebelumnya.

selamat tahun baru kawan-kawanku semuanya..seperti kata sahabat saya Dzaki resolusimu, resolusiku juga..saya akan selalu bermimpi bersama kalian..!!
inilah tulisan terakhir saya di tahun 2010..
SELAMAT TAHUN BARU 2011...keep dreaming..!!
my best regards,
Dicky Maulana
small coffee shop, no alcohol, no baks, just hot chocolate, cig's graveyard, shuffled ipod, and my mac..

Selasa, 14 Desember 2010

Harta Terakhir

Harta terindah yang masih tersisa dari anak muda seumuran saya saat ini hanyalah sebuah idealisme tingkat tinggi yang terkadang kita lupa bahwa saat ini kita hidup dalam negeri realitas, bukan negeri dongeng yang indah dengan cerita yang akan selalu "Happy Ending" di halaman terakhir.

Mungkin dengan bertambahnya umur, kita bisa merasakan pentingnya sebuah realisme. Mungkin hanya "mimpi" itulah idealisme yang akan terus kita pertahankan. Saya juga memiliki mimpi yang terkadang saya dibuat bingung olehnya, "akankah ini akan menjadi kenyataan.?" ga ada yang tahu, karena Tuhan masih menyegel album perjalanan hidup saya beberapa tahun ke depan.
Mimpi saya sebenernya simple, hanya ingin hidup menetap di luar Indonesia. Tujuan saya adalah di dataran eropa sana. Mungkin ini terlalu muluk, tapi ada ketertarikan antara molekul dalam diri saya untuk bisa menyentuh touch down mimpi ini. Jangan menanyakan alasan kenapa saya ingin ke sana, mungkin ini hanya akan membuat saya bingung menjawabnya..hahahaha
Teringat kata-kata salah satu sahabat saya Dzaki yang bercerita tentang seniornya yang setelah lulus nanti akan bekerja dan kemudian terjun bebas di alam hutan kekejaman liberalisme eropa sana. Ini sedikit menginspirasi saya..hahahaha

Dan juga perkataan sahabat saya yang lain Robby yang bilang bahwa mimpi tanpa tanggal deadline hanya akan menjadi angan-angan yang berarti hanya akan menguap seperti air yang di biarkan tersimpan dalam wadah terbuka.

Dengan sikap sedikit arogan menantang dan kesombongan, saya pun menetapkan 2015 nanti, mimpi saya yang ini akan terwujud, karena saya percaya bahwa tiap omongan dan tulisan adalah doa dan juga alam akan merespon setiap pikiran penuh sugesti positif...AMIN..!!!

akan tiba di mana sang script writer menulis akhir yang indah bagi sang aktor..

Senin, 01 November 2010

Friends, Lovers or Nothing

"Witing tresno jalaran soko kulino"
Sebuah pepatah jawa klasik yang berarti "cinta tumbuh karena terbiasa". Entah apa yang dimaksud cinta dalam konteks ini. Yang jelas adanya sifat ketertarikan antara 2 hal yang berbeda jenisnya. Mungkin dalam konteks cinta terhadap lawan jenis ini, hampir memiliki kemiripan dengan yang namanya PDKT, yang mungkin lebih ditujukan pada pendekatan karakter masing-masing personal. Dengan saling mengetahui pembawaan karakteristik satu sama lain, mungkin inilah yang biasa di sebut chemistry antara 2 molekul berbeda jenis dalam tahap penggabungannya.

"Friendship often ends in love, but love in friendship - never." (Charles Caleb Colton)
Qoute tentang sebuah persahabatan yang akan berakhir karena adanya cinta, namun akan abadi bila adanya cinta dalam persahabatan. Ada 2 hal yang saya bingun dari sebuah quote ini.
1. Apakah ini berarti sebuah persahabatan akan berakhir bila 2 pemeran utamanya terlibat dalam cinta..??berarti persahabatan hilang karena digantikan sebuah percintaan (sahabat menjadi kekasih).
2. Apakah ini berarti sebuah persahabatan akan berakhir bila 2 pemeran utamanya terlibat cinta..??berarti saat mereka menjadi kekasih dan putus, maka hilang pula lah persahabatan mereka.

Apa yang terjadi bila adanya rasa cinta secara normal yang hadir dari dan di antara sebuah persahabatan.?
Mungkin akan lebih nyaman bila kekasih kita adalah sahabat kita yang sudah saling mengenal satu sama lainnya. Namun di sisi lain, takut kehilangan persahabatan saat telah putus tidak lagi menjadi kekasih.

Karena secara normal mungkin rasa itu tumbuh sesuai dengan pepatah jawa kuno klasik nan eksotis di atas.
Dan secara frontal juga rasa itu akan selalu dipendam dilawan dan dibekukan oleh pepatah asing dengan segala sifat keliberalannya di atas.
Menjalin hubungan berpacaran dengan meninggalkan hubungan persahabatan atau mengagungkan persahabatan dengan mempetimatikan sebuah idiom berpacaran.
Tidak ada jawaban pasti atas pertanyaan ini.
Karena tidak ada yang pasti dengan hanya mengatasnamakan sebuah "relationship" tanpa ada pembelaan dari kata "engaged" ataupun "married" ..
Bukan sekedar gambling keping mata uang dengan 2 desain gambar yang indah, tapi 2 mata pisau yang terkadang menghujam sang gambler..!!

Sabtu, 30 Oktober 2010

Day#30 .:Akhir episode

Finally..ini adalah hari terakhir saya dalam project #30harimenulis...
Lega..Akhirnya selesai jg niy project..hahahaha
Akhirnya juga, jari jemari saya telah terbiasa berdansa di lantai keyboard dansa. Otak kanan yang selalu berusaha memikirkan kosa kata tidak sempurna. Juga mata yang selalu melihat ke arah atas pertanda sejenak berfikir..hahahaha

Sebelumnya saya berterima kasih kepada teman saya DzakiLala, dan kawan-kawan lainnya yang senantiasa meluangkan waktu untuk membaca dan juga selalu meretweet posting-posting saya.
Sebenernya klo dihitung, saya kelebihan 1 hari, jadi mungkin ada sedikit kegagalan, tapi hal ini sudah membuat saya sedikit untuk lebih terbiasa dalam hal menuangkan segala pikiran yang ada di otak saya dalam bentuk tulisan.

Mungkin pada awalnya saya merasa selalu stuck pada saat-saat tertentu, benar kata orang "bisa karena biasa". Ya bisa dibilang inilah 30 tulisan pertama saya yang mungkin didominasi oleh khayalan tingkat tinggi si bodoh..hahahaha
Bukan akhir sebuah episode, sang script writer masih akan selalu menulis season-season lainnya.
Bukan game over penanda akhir dari sebuah permainan konsol, karena player akan memasukan koinnya kembali.
Bukan putus cinta yang membuat bunuh dari, karena sang pesakitan akan mencari cinta yang lain.
Sampai jumpa di project lainnya..see you in other parts of the earth..

Jumat, 29 Oktober 2010

Day#29 .:Mr. Bean

Seting kota London dengan masyarakat modern namun individualis. Setelan jas berwarna coklat dengan tambalan di siku, mata belo, hidung mancung, tampang pongo, rambut klimis, teddy bear coklat, dan sebuah mini cooper. Kesan awal seorang pria lucu, egois, dan banyak akal yang sering menghadapi situasi konyol karena ulah dan perbuatannya. Sebuah acara komedi legendaris paling yahud yang pernah ada, dengan sekuel sederhana dari sang aktor utama yang hanya lebih bersifat fiskal bukan verbal. Kebodohan yang menjadi kelucuan akan sebuah parodi, terutama saat sang aktor mencari solusi dari masalahnya sendiri yang justru menambah masalah...hahahaha


Terlebih saat awal pembukaan acara tv show ini yang memperlihatkan adegan sang aktor jatuh dari langit dengan cahaya lampu yang mengiringinya seakan-akan ada campur tangan alien. Ya, mungkin bisa dibilang dia menjadi sebodoh itu akibat dicuci otaknya oleh para alien..hahahahaha. Atau mungkin gegar otak parah karena jatuh dari ketinggian, yang menyebabkan otaknya tidak bekerja..hahahahaha


Salah satu scene yang paling saya suka adalah saat sang aktor merasa malu untuk melepaskan celananya di hadapan lelaki tua yang ternyata buta. Jokes segar pada saat itu..hahahaha. Terlebih lagi saat pertemuannya di jalan dengan mobil beroda tiga warna biru...itu paling lucu, pasti tu mobil biru terbalik..hahahahaha


Entah apa yang menyebabkan TV shoe ini sangat disukai hampir seluruh manusia di muka bumi ini. Mungkin karena jokes sederhana dengan bahasa fiskal yang mudah dipahami seperti halnya pantomim.
Sangat konyol dan juga sederhana, sang aktor hebat Mr. BEAN mampu membuat masyarakat luas tertawa akan ketololannya..hahahahaha..
Best regards for Mr. Bean..!!!

Kamis, 28 Oktober 2010

Day#28 .:Graduation

Selamat kepada para kawan saya yang tadi telah berhasil memperoleh gelarnya masing-masing setelah 4 tahun bekerja keras dengan propaganda yang biasa kita sebut KULIAH..!!
2. Anggy Puspasari S.Ked

Akhirnya kalian menyelesaikan apa yang disebut sebagai tanggung jawab dari seorang anak. Selamat..!! hanya itulah kata-kata yang bisa saya berikan..!!
SUKSES selalu, doakan jg saya yang masih berjuang untuk sebuah gelar ini..!! my best regards..
"Education is the most powerful weapon which you can use to change the world." (Nelson Mandela)

Rabu, 27 Oktober 2010

Day#27 .:30haritanpaasaprokok

Kebiasaan yang paling sulit hilang adalah setelah makan pasti selalu mencari tembakau untuk dibakar. Selalu..!!!

Suatu saat itu, ada teman saya yang menanyakan tentang #30harimenulis project. Dia bertanya "apaan sih itu..?"
Saya hanya menjawab "ah, project mainan buat tanggung jawab aja."
Hingga saya membakar sebatang roko yang kemudian dia menambahi, "klo #30haritanpaasaprokok kira" kamu bisa..? kan buat nglatih tanggung jawab kamu."
Saya heran..dan tertawa..hahahahha
apa ada yang salah dengan jawaban saya tentang #30harimenulis..??
Dengan segala kesoktahuan seorang calon dokter yang teramat tinggi, dia menjelaskan seluk beluk rokok ini, mulai dari racun hingga apalah yang intinya saya pun tahu klo ini racun...

Oke, dengan nada menantang dia hanya berkata "Berani ga..??"
Apa ini..??! saya bingung karena harus menjawab apa..jika saya bilang "iya" berat juga c, klo bilang "ogah" nanti disangka ga berani dan lemah...aahh, 2 hal yang sangat memuakan...

Dengan segala perdebatan penuh basa basi, saya nyatakan "IYA..!!" tentunya dengan label taruhan waktu itu. Ada yang dipertaruhkan di sini..!!
Oke, saya tentukan mulai besok terhitung 30 hari saya tidak merokok dengan terpaksa..!!!
We'll see berapa lama saya tidak merokok...hahahahaha

Ipod + hot chocolate + my last marlboro red + wifi

Selasa, 26 Oktober 2010

Day#26 .:Indonesia Supermarket Bencana

Lagi-lagi negeri kita Indonesia terkena bencana. Tidak tanggung-tanggung, hari ini kita mendapat bonus, 2 bencana sekaligus..Mentawai yang terkena goncangan gempa sekitar 7 SR yang jg menyebabkan tsunami..Gunung merapi yang merubah statusnya menjadi "awas" yang berarti keadaan paling berbahaya..
Ternyata alam ini mulai menampakan tajinya. Apa yang sedang alam lakukan terhadap kita..??apa semata-mata untuk memperingatkan ataukah balas dendam terhadap apa yang kita perbuat terhadap mereka..??

Masih ingatkah tentang kejadian di Wasior sana yang terkena banjir bandang..??Sementara Wasior berada di dataran tinggi yang sama sekali jauh dari kesan banjir. Inilah imbas dari mereka yang menggunduli hutan di atasnya yang menyebabkan air hujan yang jatuh tidak masuk ke dalam tanah melainkan lanjut menuju bagian bawahnya, imbasnya Wasiorlah yang terkena dampaknya.

Jakarta yang terus digenagi air setiap hujan turun. Tidak berfungsi dengan baiknya drainase kota ini menyebabkan air hujan tidak langsung menuju gorong-gorong yang akan membawanya langsung menuju laut. Kemacetan parah di setiap titik menjadi hal wajar saat hujan mengguyur. Belum lagi rob yang tak terkendali di kawasan utara nya yang terjadi akibat penurunan muka tanah terhadap muka air laut. Bahkan santer dibicarakan dalam beberapa tahun ke depan, Jakarta akan tenggeam.

Siapa yang salah..??
Mulailah saling menyalahkan tanpa guna. Seharusnya kita sadar akan kejadian ini mungkin sebagai himbauan atau objek guna menyadarkan kita semua.
Kejadian alam selalu bersinggungan dengan apa yang kita lakukan terhadap alam.
Cintai alammu , maka mereka akan mencintai mu.
Tetap berdoa bagi mereka yang terkena musibah, semoga tetap dalam lindungan ALLAH..!! AMIN..!!

Day#25 .:Rumah

di rumahku
sangkar indah
yg nyaman, tempatku beristirahat
di rumahku
istana terpencil
yang hangat, tempatku meminta

Penggalan lirik rumahku-Bonita ini mengingatkan saya akan kehidupan kehangatan kenyamanan sebuah tempat kecil di pemukiman sederhana yang penuh keanggunan. Terlebih saat saya berada jauh dari sana.

Tempat tinggal yang sudah saya tempati sejak saya berumur 3 tahun.
Dinding putih yang akan selalu menyimpan kenangan dengan kesuciannya.
Halaman depan yang tidak terlalu besar hanya untuk tempat peletakan tanaman segala rupa.
Ruang keluarga dengan suasana akan kehangatan kasih sayang yang selalu tercurah di dalamnya.
Ruangan berpendingin yang tidak mampu menaklukan kehangatannya.
Dapur yang senantiasa tempat tercurahkannya emosional seorang wanita dengan segala bentuk keanggunannya.
Meja makan yang akan selalu setia menjadi tempat paling sakral akan perkumpulannya.
Lemari tua yang akan selalu menjadi tempat berangkas paling penuh kenangan.
Garasi kosong dengan sistim fungsional konvensionalnya.
Foto-foto di dinding putih dengan segala cerita masa lalu yang tetap konsisten terpampang.
Ruang tamu dengan sofa hitam besar dengan segala keramahannya.
Ruang tidur masing-masing yang tetap sebagai tempat terindah berprivasi level 1.
Tembok dan pagar besar yang terlihat ceria tanpa kesan alcatraz.

Ya, sebuah istana mungil dengan gambaran penuh kesederhanaan yang selalu menjadi istana bagi para sang raja ratu dan anak-anaknya..
HOME, WHERE THE HEART IS..

Senin, 25 Oktober 2010

Day#24 .:Kebersamaan

Pagi tadi dengan tingkat keinisiatifan tinggi, saya pergi menuju sebuah pasar untuk sekedar membeli beberapa buah jajanan pasar. Ya, saya rindu dengan jajanan traditional khas kelas menengah ini.

Suasana ramai hiruk pikuk kegiatan pasar yang jauh dari kesan keanggunan. Entah ada hal apa, saat itu saya melihat dipojokan terdapat sebuah keluarga dengan dandanan sederhana jauh dari kesa glamor yang saat itu sedang berkumpul bersama. Mereka sebuah keluarga mungil yang hanya beranggotakan bapak, ibu, anak laki-laki sekitar 10 tahun dan anak perempuan sekitar 7 taunan.

Bukan keadaan mereka yang saya lihat dengan penuh ketertarikan, tapi kegiatan mereka yang mereka lakukan bersama-sama. Saya lihat di situ terdapat 3 buah nasi bungkus yang sedang mereka pegang masing-masing dan menyantapnya dengan penuh kesederhanaan dan kebahagiaan di sebelah gerobak yang terbuat dari seng. Saya tidak mengetahui apa isi dari nasi bungkus tersebut. Yang saya tahu mereka makan nasi bungkus tersebut dengan rona bahagia dalam konteks kata penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Sayang yang saat itu saya tidak membawa kamera untuk mengabadikan moment tersebut.

Terkadang saya berfikir, saya yang di rumah selalu protes apabila makanan yang ada tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan...syukurilah, walau besyukur itu susah..!!

Apapun kegiatannya, asal dilakukan bersama dalam konteks kekeluargaan, semuanya akan dirasa lebih indah...

Day#23 .:20 hal yang ingin saya raih dekat-dekat ini

ada beberapa hal yang sampai sekarang belum terlaksana dan ini adalah 20 hal yang ingin saya wujudkan dalam waktu dekat..:
1. Lancar software konstruksi (SAP, CAD, Etabs, Plaxis, Primavera)
2. Dapet tempat untuk Kerja Praktek
3. TOEFL 550 (skg masih 512)
4. IPK minimal 3,00 (skg masih 2,85)
5. Punya Kekasih..hahahaha
6. British aksen
7. Nyetak foto-foto digital jadi print out
8. Editor zine (masih terbengkalai)..hahaha
9. Belajar cinematografi
10. Lebih rajin ttg masalah kuliah
11. Lebih konvensional (skg masih konvencasual)..hahaha
12. Menyelesaikan project #30harimenulis
13. Belajar bahasa asing lainnya
14. Mengerti totalitas apa itu Teknik Sipil sebenarnya
15. Kembali berolah raga
16. Ikut club diving
17. Sangat ingin sekali bisa bermusik
18. Berkumpul brainstorming bersama kawan-kawan
19. Tidak lagi bingung memikirkan impian
20. Menyelesaikan semua project idealisme bersama TakTikTuk

semoga semuanya kesampean dekat-dekat ini..AMIN..!!

Jumat, 22 Oktober 2010

Day#22 .:Derby Teknik

Sepak bola yang hampir pasti menjadi olah raga semiliyar umat yang sekarang hampir tersaingi sodara terdekatnya yaitu futsal. Ya, olahraga minimalis menjadi sarana alternatif bagi mereka yang tidak memiliki lahan besar untuk bermain sepak bola konvensional. Futsal yang kian lama menjadi populer di kalangan pelajar, mahasiswa hingga kantoran. Banyak juga kompetisi olah raga ini yang diselenggarakan saat ini.

Langsung saja, contoh besar nya adalah POR TEKNIK yang diikuti hampir semua tim dataran teknik. Bisa dibilang, di spanyol sana kita mengenal duel panas "EL CLASICO" , di inggris ada duel "MERSEYSIDE" , "NORTH LONDON" ..di undip pun ada duel semacam ini "SIPIL vs MESIN"
Sudah menjadi trade mark di mana kedua tim sakit hati ini selalu menjadi buah bibir di setiap event pertandingan kompetisi apapun. Bisa dibilang pertandingan ini selalu tergambar jelas akan pertarungan 2 tim yang berisikan mayoritas anak laki-laki yang mencari pelarian akan ketatnya sulitnya perkuliahan mereka masing-masing.

Sore yang cerah berubah menjadi cekam saat kedua tim ini bertemu dalam sebidang lahan futsal outdoor saat itu. Riuh gemuruh penuh cercaan makian hingga yel penggugah nasionalisme atas nama jurusan dengan segala kehalalan lantang diutarakan saat itu. Menang kalah bukan masalah, bahkan yang terpenting adalah kehormatan. Entah apa yang ada di benak para pemain saat itu, yang jelas saat mereka melakukan kesalahan mereka akan dicerca dan dimaki. Dan saya juga bingung apa yang para panitia rasakan hingga pertandingan dihentikan beberapa menit. Hal yang paling membuat saya bingung lagi, kenapa para wasit meminta agar panitia mendatangkan beberapa oknum polisi guna menjamin keselamatan mereka..?? Oke hingga akhirnya pertandingan dilanjutkan dengan gemuruh yang tetap membahama, dan juga diawal ketat oknum polisi dengan senjata tanpa peluru yang digantungnya.

Saya rasa hal seperti ini mungkin terlihat agak dibesar-besarkan, tanpa polisi pun mungkin pertandingan akan biasa-biasanya, tapi mungkin para penonton yang akan beradu akting luar biasa..hahaha
Setelah saya pikir", ternyata mereka yang lebih berulah adalah mereka yang saya anggap masih bocah..!!! (lah, gw mah ga berulah ya..)hahahhaa
Hingga saya melihat kejadian di luar stadium, ada 2 cowo yang sedang bersitegang. Setelah saya tahu, ternyata mereka menginginkan ribut tapi berlandaskan atas nama golongan..(fight like a man ateeuuhh jang..!!!)

Mereka yang ribut lebih tepatnya mereka para BOCAH yang bahkan berani ribut mengatasnamakan golongan..!!!!

Kamis, 21 Oktober 2010

Day#21 .:Don't touch me, I'm hot

Para kerumunan air raksa merah merangsak naik ke kisaran 38 menuju 39. Pantas saja dari tadi terasa panas namun teramat dingin saat ada angin yang datang. Aaahh..kepala pening, hidung mampet, dan intinya adalah adanya konsiprasi jahat dari setiap elemen di dalamnya..menyedihkan..!!

Mereka mungkin sedang membalas dendam akibat saya yang terlalu memporsir kinerja mereka, begadang bahkan jarang tidur, asap-asap oksidan, dan mungkin makanan yang tidak higienis (maklum anak kos) hahaha

Silahkan kalian membalas dendam, saya hanya berharap pada para tentara paracetamol, amoksilin, dan juga proris yang berusaha mengatasi mereka bak demo tanggal 20 kemarin.
Oke, saya terima pembalasan kalian dan sekarang saya akan beristirahat guna meredam kekacauan ini. Surat kerja sama kontrak akan saya tanda tangani. Ayo kembali berhubungan baik, karena masih banyak mimpi yang belum terwujud...cheerrrsss,

Selasa, 19 Oktober 2010

Day#20 .:Teknik Sipil

Suara gemuruh teriakan alunan penuh semangat juang yang membahama di sebuah gedung putih berstruktur kokoh saat itu terasa seperti hal yang sangat dihalalkan. Penduduk baru yang saat itu diwajibkan melantangkan setiap kata yang di tuangkan melalui pengeras suara portable. Seakan tidak ingin kalah dengan komunitas akademik lainnya. Nyanyian provokasi hingga kebanggaan mengatasnamakan jurusan lantang sekali diutarakan.

Sebuah kounitas akademik yang saya sebut "MAFIOSO de CIVILIANO" terkesan sebagai para gangster italiano yang berbaju berbusana rapih, rambut lepek, dandanan necis hitam-hitam, berkacamata hitam, low profile yang tidak banyak bicara, melakukan aksi bersih tanpa jejak, dan dibalik busana necisnya selalu ada senjata mematikan yang biasa disebut SNI..

Awalnya saya sama sekali tidak ada pikiran untuk masuk ke dalam komunitas ini, lebih tepatnya saya ingin sekali masuk ke FSRD karena sat itu saya sangat tertarik akan yang namanya seni, namun kk saya mengintimidasi untuk masuk teknik. Oke, saya pilih teknik arsitektur. Entah kenapa saat itu saya malah memilih teknik sipil, mungkin lebih tepatnya karena undian yang keluar ternyata bertuliskan "TEKNIK SIPIL"...hahaha..lucu memang, nasibmu diundi oleh sebuah kertas dengan faktor keberuntungan yg teramat kecil.

Awalnya saya melihat sipil seperti hal yang mengerikan, mulai dari integral dan differensial yang entah sapa yang menemukan hobby seperti itu, keluarga kembar 4 kalkulus yang teramat freak, rekayasa pondasi yang sampai sekarang selalu menerima beban berat, beton dan baja yang selalu berhubungan intim dengan baik, hidrolika yang selalu setia dengan hukum BERNOULLI nya, hingga belajar drainase kota yang sampai sekarang sy masih menjadi penghuni terbawah dalam pemberian nilai (wajar, masih banyak banjir)

Tugas-tugas yang sukses membuat jam tidur saya berkurang dan terkadang saya dekerjai olehnya, survey sana sini yang lebih tepatnya hanya jalan-jalan, praktikum yang terkejar laporan, asistensi yang terkadang berupa hinaan cercaan namun terkadang ada curhatan, perpustakaan yang sangat nyaman untuk jadi tempat yg nyaman untuk tidur, ruang kelas maya dalam tanda tangan yg selalu ramai, ujian yang saya anggap sebagai propaganda dosen belaka, nilai ajaib yang selalu saya sukuri, hingga saat-saat SP dimana saya melihat para senior yang baru sekali itu tampak.

oke, banyak kenangan di sini, terlebih oleh tugas-tugasnya. Dan juga banyak cerita akan para dosen yang suatu saat nanti akan saya post..hahahhaa
Saya cuma berharap untuk segera melalui masa-masa ini, lulus dengan ipk memadai untuk hidup sukses dan juga mendapat sertifikat kelulusan guna melamar baik wanita maupun pekerjaan...
sukses selalu bagi kawan segedung..!!! cheeerrss..!!!

Senin, 18 Oktober 2010

Day#19 .:Konpirasi stagnan

Roda terus berputar
Garis finish masih jauh tak tampak
Pertanda perjalanan kita masih panjang
Garis start sudah terlampau jauh ditinggalkan
Pertanda terlalu sulit untuk kembali

Konteks stagnan flat yang terkadang selalu menghampiri
Titik di mana semua tampak sama
Tidak ada pikiran bayangan bahkan fantasi
Ya, saya anggap ini adalah masa JENUH..!!

Saya ingin diam tidak melakukan apapun
Saya ingin melihat putih yang akhir-akhir ini selalu hitam
Integral diferensial baja beton yang akan selalu tetap menjadi bahan yang keras untuk dicerna
akhir yang selalu memuakan karena otak pikiran berhenti berpikir sesaat dan kehilangan kata-kata..
STAGNAN STUCK FLAT JENUH..!!

Minggu, 17 Oktober 2010

Day#18 .:Plesir

Plesir berasal dari sebuah kata dalam bahasa belanda "PLEZIER" yg berati kesenangan. Bukan kesenangan yang singkat tentunya yg dirasakan dalam hitungan menit.

Kesenangan ini bisa berupa apapun yang kau anggap kau akan sangat menikmati moment ini. Jauh dari pada pandangan apatis, biasanya plesir ini diidentikan seperti berkelana ke tempat yang benar-benar baru yang sebelumnya belum ada memory yang tersimpan dalam serat labirin otak kita. Dengan menjunjung tinggi bahasan manusia sebagai mahluk sosial, plesir ini sangat mengasikan bila dilakukan bersama keluarga, sahabat, kawan, kekasih, hingga lawan sekalipun.

Sabtu Minggu weekend 16-17 Oktober 2010
Bisa dibilang ini adalah kejadian jalan-jalan senang-senang yang saya sebut "Lelah tapi Menyenangkan". Mulai dari penempuhan perjalanan semarang-jogja-solo-wonosari-jogja-semarang full yang sangat menyita waktu tidur saya dan juga Rano yang selalu menjadi one stop driving..hehe. Bahkan terlebih lagi dalam 2 hari kami hanya bisa merasakan tidur lelap 2 jam saja. Ya bisa dibilang emosi temprament karena hal ini menjadi sangat aktif. Beruntung, saya bersama para kawan-kawan yang tidak membuat kesal malah membuat saya semakin lelah akibat tertawa yang tersesat di lingkar labirin tanpa ada akhirnya...hahahahaha

Yang terjadi saat itu bisa dibilang adalah hal-hal yang baru dn belum pernah saya coba sebelumnya dan juga jauh dari kesan travel bag, malah lebih berkesan backpacker guna menekan bugdet awal. Mulai dari sambutan selamat datang dari nasi goreng sapi, hingga penyambutan selamat jalan dari sang makanan "Oseng Perecon" yang sukses meledakan perut dari Ikhwan yang padahal hanya makan satu suap (pokonya niy makanan pedes parah, jgn dicoba klo ga suka amat dgn pedes). Ah, malam pun akhirnya menghampiri dan mendekati sang waktu tidur. Ngantuk pun datang dengan bujukannya, oke, kita hajar dengan yg namanya kopi joss campur arang yang saya pun tidak mengetahui fungsi dari arang pada kopi tersebut. Ya guna menghidari kantuk, akhirnya saya pun mencoba. Menghabiskan waktu di tempat lesehan yang ramai penuh sesak dengan pelajar dan juga mahasiswa jogja pun kami jabani hingga ada celetukan Anggy yang behasrat besar menuju Solo untuk sekedar makan "Gudeg Ceker" yang selalu dia ceritakan dari kemaren-kemaren hari. Perjalan dari jogja solo yang saya kira jauh ditempuh 45 menit tanpa adanya gangguan kendaraan lain, mungkin karena yang lain sedang tertidur lelap, sementara kami sibuk mencari makanan kuliner ntah tersebut. Gudeg dipikiran saya adalah makanan manis..Ahhh, benar sekali rasanya manis, tanpa kesan SARA saya bilang, ini kolak..!! hahahaha...Menghabiskan dini hari di solo yang teramat sepi di pom bensin setempat untuk berkemas karena perjalanan masih panjang akhirnya dilalui.

Dini hari dari solo yang seharian kami semua blm menyentuh alam mimpi, lanjutlah perjalan menuju akhir destinasi tujuan utama WONOSARI daerah gunung kidul, dan yg terbesit dipikiran saya saat itu adalah "Pantai apa yang ada di gunung kidul..? Bukannya gunung kidul adalah daerah kering yang tandus tanpa ada kata kesuburan..?" we'll see there..!!

Dalam perjalanan panjang sekitar 3,5 jam inilah awal dari cerita kisah menarik dari masing-masing individu berawal. Cerita kisah indah, romantic, asmara, impian, kuliah, keluarga, sahabat, perpisahan, canda, tawa, hinaan, renungan, hingga agama pun spontan termuntahkan darinya. Bisa dibilang keterbukaan membuat mencairnya es di antara kami. Tentunya obrolan tentang impian dan asmara yang mendominasi. Kisah akan impian dan asmara selalu menjadi bahasan utama setiap kemanapun dimanapun dan dengan siapapun. Banyak hal baru yang akhirnya saya temukan di sini, pembelajaran akan kehidupan yang bukan berarti sebagai kemunduran melainkan membuat kemajuan bagi saya.

Akhir 3,5 jam ini akhirnya sampai di daerah wonosari, untuk mencapai pantai diperlukan 1 jam lagi. Long way to nowwhere. Banyak pantai di daerah tersebut yg membuat kami semua bingung, akhirnya dengan segala ketidaktahuan dan keingintahuan yang menjadi satu, dikunjungilah semua pantai secara satu demi satu. Dan yang terindah adalah pantai Indrayanti..(fotonya bisa disearch di google, dah banyak ko')hehehe...Menghabiskan waktu seharian full bersama mereka di tengah gazebo pinggir pantai dengan sesekali menyusuri bahkan berenang di pantai. Ombak tinggi yang sangat cocok bagi para surfer yang ingin mencoba, pantai yang masih bersih belum terlalu terekspose, para tourist mancanegara yang terlihat sangat tertarik untuk membakar kulit mereka, jauh dari kesan perkotaan yang penuh polutan, angin yang kadang menghampiri memberi kesejukan tengah cuaca pantai, awan pun beitikad baik dengan selalu bersolek dengan kebiruannya, rona bahagia riang ceria menutupi kepenatan kelelahan kebisingan kota, suara deburan ombak menghantam karang sekitar yang dapat sesekali merefresh kegelisahan telinga dengan musik-musik minor up to date, perpaduan warna indah land,see, air yang selalu stagnan, matahari yang tersenyum lebar dengan mencurahkan kehangatan darinya, bebatuan karang besar dengan segala kekokohannya menghalau para pasukan ombak, pasir yang tetap blonde. Simple aja, INDAH..!!


Senja pun mengisyaratkan kami untuk kembali menuju realita dunia kampus yang esok hari harus kembali dijadwalkan. Perjalanan kembali ke jogja untuk sekedar makan yang akhirnya harus kembali dengan cepat meunuju semarang. Pemandangan akan Indonesia tertnyata sangan yuahud..sumpah deh..!!

Deru kendaraan saat perjalanan pulang sepertinya sudah dimulai, dengan kebisingan tengah jalan, salah satu teman kami Delly bertanya "Menurut kalian, gmna pantai indrayanti..??Bagus gak..?"
Semua pun menjawab dengan nada bersamaan yang mayoritas "KERENN..!!"
hanya saya yang menjawab "Biasa aja.."
kenapa saya menjawab biasa saja..?padahal ini pantai yang memang indah..!!
Saya cuma menambahi "Biasa aja pantainya mah, kalo tervelling ramean ky gini baru asik"
Perjalanan ditemani hujan dan alunan merdu sang musisi dari ipod yang bekerja sama dengan baik dengan perjanjian 35mm menidurkan satu persatu yang menyisakan sang driver handal.

"Bukan kemana kita pergi atau gimana tempatnya, tapi besama siapa kita pergi dan bagaimana suasana perjalannya, itu yang akan selalu saya ingat."
see you at the next "plesir" ..!!

Jumat, 15 Oktober 2010

Day#17 .:Keluarga kedua

Tidak sengaja aku membuka kembali lembaran usang nan berdebu yang dulu masih sering kubuka namun seiring waktu akhirnya terbengkalai tak terurus. Ya, itu Friendster, salah satu jejaring sosial yang tenar saat itu. Ya biasa disebut FS sebagai kata singkatnya.

Saya kembali membaca ABGsystm yg isinya berupa kenangan-kenangan saat sekolah putih abu-abu yang menawan dulu. Ada cerita konyol kocak kebohongan cercaan cacimaki asmara hingga sekedar basa basi penyemangan UN..hahahaha

Saat saya membaca, pikiran saya langsung menuju beberapa sahabat saya yang saat ini berada jauh di sana, terpencar di beberapa kota yang berbeda yang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

  1. Dzaki Adhihutama : kalo ada org yang bertanya, oh, kalian temenan dah lama ya..? Bukan sekedar lama, bahkan sejak kecil masih putih hijau kami sudah saling mengenal. Mulai dari main modifikasi mobil mini 4WD bersama-sama hingga belajar melukis cahaya bersama. Satu hal yang paling ingin dari kami berdua mungkin adalah membuat account Myspace atau mungkin ngjam dalam satu panggung bersamaan yang sampai saat ini blm terealisasi..hahahahaha.. Berkutat dengan aktivitas kuliah nya di sana yang membuatnya menjadi lebih bisa bertanggung jawab.
  2. Robby Isnaeni : diingat akan salah satu qoute nya andalannya yang terkadang menjadi bahan tertawaan juga "Semua indah pada waktunya" ..hahaha.. Dengan jiwa yang full entertaint yang selalu ada kapan saja qta butuhkan. Ya tidak dipungkiri kenapa sampai sekarang, hanya dialah yang selalu digandrungi para kaum hawa, mungkin memang karena pembawaan karakternya itulah yang menjadikan alasan. Pendengar dan pemberi saran yang baik.
  3. Rizky Akbar : banyak cerita yang mungkin tidak akan habis mengenai pribadi track record sahabat saya yang satu ini. Mulai dari quotenya yang selalu bilang "Cowo menang milih, Cewe menang nolak" yang seringkali diputar artinya "Yang lo pilih ya yang nolak lo" , hingga obrolan ttg kekasih milik orang lain..hahahaha.. Di sisi lain saya suka dengan kerja kerasnya dalam hal mengejar impian, namun terkadang sifat keegoisan dan selalu ingin di atas inilah yang terkadang menghujamnya kembali ke garis start.
Masih banyak lagi cerita ttg sahabat-sahabat saya yang lain. Namun sebagian besar hidup saya memang saya habiskan bersama mereka. Mereka yang sudah saya anggap keluarga kedua yang senantiasa menjalin komunikasi yang baik tiap individualnya. 
"Sahabat yg kan membuatmu tertawa saat hampa,Sahabat bisa jadi Cinta,tapi Cinta jarang berSahabat denganmu."

Kita semua di sini memiliki impian tujuan citacita yang hampir seragam. 
Mimpi bukan lah hanya untuk dimimpikan, melainkan sebuah playlist yang akan selalu terputar dengan acar shuffled dan random...
Selamat berjuan kawan-kawanku, senantiasa saling mendoakan dan kembali berkumpul mencapai mimpi..my best regards,

Day#16 .:Senja terakhir

Sore itu aku berusaha tampak rapih dan menawan. Aroma semerbak semprotan dari parfum import pun aku daratkan di kemeja biru tua garis-garis. Bersyukur karena hari ini cuaca sangat cerah, sesuai hatiku yang esok hari akan menjalani resepsi wisuda.

Seperti biasa, bukannya tanpa alasan aku bersolek seperti ini, karena hari ini aku diundang oleh keluarga dari perempuan yang sudah sangat kukenali semenjak awal kuliah di sini yang sekarang telah menjadi kekasihku. Ini bukan kali pertama aku makan malam bersama keluarga kekasihku ini. Sudah lama aku tidak berkunjung ke rumahnya karena aku sibuk dengan sripsi yang sangat menyita waktuku.

Rasa menggebu-gebu di dada ini semakin tak terbantahkan lagi. Disambut udara sore hari dengan senja menguning, arus lalu lintas yang belum terlalu padat, aku berjalan perlahan karena takut aroma parfum import akan menguap hilang tertiup angin senja.

Rumahnya yang mungil dengan pagar minimalis, corak tembok khas minimalis, dihiasi tumbuhan berwarna-warni, dan seekor anjing kecil keturunan asli bali yang pertama kali menyambutku sore itu.

Tidak lama, muncul sesosok wanita anggun berparas cantik nan menawan dari balik pintu rumah. Dia menghampiriku dan memberiku sambutan selamat datang dan selamat akan keberhasilanku lulus tepat waktu. Tidak lama, sesosok wanita paruh baya pun menghampiriku dengan senyumannya meruh kami berdua untuk masuk ke dalam rumah mungil itu.
Sosok sang ayah yang sudah siap di meja makan langsung mempersilahkanku duduk.

Seperti biasa, obrolan penuh basa-basi keluar tanpa disadari. Acara makan-makan formal yang awalnya sangat membuatku gugup namun seiring waktu menjadi biasa.

Saat selesai makan, aku dan kekasihku menuju ayunan dibelakang rumah yang penuh dengan rumput-rumput hias dan lampu taman yang bulat memancarkan cahaya kuning menambah kehangatan malam itu.

Dia sempat bertanya, "kamu sudah lulus ya sekarang, terus setelah ini hubungan kita gimana..?"

Aku sempat terdiam untuk menjawab pertanyaannya. Ya, aku memahami keinginan dia yang notabene adalah anak semata wayang dalam keluarga ini. Hingga dia dipanggil ayahnya untuk masuk ke dalam.
Kemudian partner bicaraku pun berubah, menjadi sosok ayah yang tadi selalu diam saat kami makan malam. Tidak seperti biasanya seperti ini.

Aku dan ayah kekasihku pindah menuju halaman depan di mana di sana terdapat 2 kursi kayu coklat bergaya vintage.

Setelah obrolan panjang malam itu, ada pertanyaan yang tiba-tiba.
"kamu serius sama anakku..?!"

Lagi-lagi aku terdiam layaknya sebuah patung yang habis diukir malam itu. Dengan nada minor aku menjawab, "ya om, aku serius dengan anak om."


Kemudian dia kembali menjawab, "Lamar dia..!"


Seolah kata-kata simple itu membuatku mati kutu, BHANG..!!! apa yang harus ku jawab..?!
Dia menceritakan semuanya kepadaku. Aku yang hanya seorang fresh graduate, blm jelas masa depan apa yang aku miliki. Aku tertunduk lesu mendengar hal itu.

"iya om, aku mengerti." inilah kata-kata terakhirku di malam itu. Dan akhirnya aku berpamitan dengan hanya melihat mantan kekasihku yang sedang mengintip di balik horden putih. Aku hanya memberi senyuman singkat padanya. Hari yang membuatku bingung, apakah aku harus gembira mendengarnya atau menyesali apa yang aku dengar..


Hingga aku dapati ibu kosanku memberikanku selembar undangan yang penuh rona tema kebahagiaan dengan terpampang jelas namamu. Bukan isak tangis kehilanganmu, tapi air mata kebahagiaan dariku untukmu.

"The Ramones - Glad To See You Go"

*terima kasih untuk berbagi dan mengijinkan saya untuk menceritakan ceritamu kawan..my best regards,